Pelajaran Berharga Buat Debut Ali Adrian di ASB1000

Asia Road Racing Championship 2019

Senin, , 01 Juli 2019 - 16:51 WIB

Penulis :

ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

istimewa

Editor :

  • Pelajaran Berharga Buat Debut Ali Adrian di ASB1000

    Ali Adrian

SUZUKA. Ali Adriansyah Rusmiputro mendapat pengalaman sangat berharga saat menjalani debutnya di kelas Asia Superbike 1000 (ASBK1000) pada kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC), di Sirkuit Suzuka Jepang, akhir pekan silam, 28-30 Juni 2019, racinglovers.

"Sudah mampu memenuhi target yang dipasang tim pada setiap sesinya," ujar Ali Adrian. Pada balapan yang berlangsung hari Sabtu, 29 Juni. Ali Adriansyah harus puas finish di urutan 13.

Menghadapi balapan kedua yang akan berlangsung keesokan harinya, Minggu 30 Juni, Ali Adriansyah mendapat berbagai masukan dari timnya area yang harus ia perbaiki. Diantaranya adalah untuk mencoba riding style yang berbeda.

"Saya memutar ulang video balapan sebelumnya dan me-reset kembali pikiran saya menghadapi balapan kedua," ungkapnya.

Pada sesi warm-up yang diadakan sekitar 3 jam sebelum Race 2 berlangsung, Ali Adriansyah masuk ke sirkuit dengan motivasi tinggi. Dukungan dari berbagai pihak termasuk Alfa Racing dan BMW Motorrad Indonesia, memberinya semangat untuk terus melakukan perkembangan.

Di sesi warm-up itu ia mendapat instruksi dari tim ONEXOX TKKR SAG dimana ia bernaung, untuk melakukan perbaikan di beberapa area. Saat itu ia diberi kesempatan untuk melakukan 5 lap pemanasan lalu kembali ke pit. 

Sayang, sebelum sempat membukukan waktu terbaik, Ali Adriansyah terjatuh. Ia tidak mengalami luka yang fatal, tetapi tangan dan lututnya sobek. Selain itu ada bagian ototnya yang lebam dan tidak bisa digerakkan.

"Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter memutuskan bahwa saya unfit to race, tidak bisa menjalani balapan kedua," ucapnya dan meminta maaf kepada semua pihak atas kejadian tersebut.

Kendati demikian, Ali Adriansyah optimis dan tetap bersemangat menghadapi putaran berikutnya di Sirkuit Zhuhai, Cina, pada bulan Agustus nanti. Sebab ia sudah menemukan titik dimana ia dapat melakukan perbaikan dengan tepat.

"Kecepatannya sudah ada, riding style-nya betul, dan arah perbaikannya sudah sesuai. Hal itu memberi saya optimisme dan kepercayaan diri untuk memberi hasil lebih baik lagi di Sirkuit Zhuhai,” pungkasnya.