Delvintor Alfarizi Ungkap Kelemahan Tim Merah Putih di MXGP

MXGP Indonesia 2018

Rabu, , 04 Juli 2018 - 13:47 WIB

Penulis :

Ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

Ichsan

Editor :

  • Delvintor Alfarizi Ungkap Kelemahan Tim Merah Putih di MXGP

    Delvintor Alfarizi

TANGERANG SELATAN. MXGP 2018 seri Pangkalpinang sudah dilewati, kali ini crosser wild card di tim Merah Putih siap menghadapi MXGP 2018 Seri Semarang yang akan berlangsung pekan ini (8/7). Meskipun masih belum kompetitif, Delvintor Alfarizi sangat optimis kalau pengalamannya tampil di MXGP kedepannya akan membuahkan hasil, racinglovers.

Crosser muda yang akrab disapa Adel ini mengungkapkan beberapa faktor kenapa crosser Indonesia masih belum mampu kompetitif di ajang MXGP, diantaranya faktor skil, motor, juga fisik.

“Jujur kita masih kalah dengan crosser top di MXGP, skil mereka hebat, dan juga tim mereka merupakan tim pabrikan, jadi spesifikasi motor juga kalah jauh,” ungkap Delvintor kepada tim MotoraceID.

Nah, bicara skil, mereka sudah terbukti merupakan crosser terbaik dunia, lalu bicara motor, MXGP ini merupakan balap tertinggi, dan satu level dengan MotoGP. Jadi seperti kita ketahui tim balap di MotoGP itu motornya merupakan motor prototipe, tentu begitu juga dengan tim pabrikan di MXGP, racinglovers.

“Sebagian besar tim di MXGP itu tim pabrikan, jadi spesifikasi motor tentu spesial banget, mulai dari engine, suspensi juga ECU. Sedangkan kita di tim Merah Putih pakai motor produksi massal, jadi seperti ikut balap MotoGP tapi pakai motor Superbike,” jelas Adel.

Tapi jangan berkecil hati dulu, masuk 15 besar di Pangkalpinang kemarin itu sudah luar biasa, dan tetap mendukung crosser Indonesia yang sedang mendapatkan pengalaman berharga bertarung di MXGP. Gak gampang dan gak semua bisa loh tampil di MXGP, racinglovers.

Kita punya satu crosser andalan di masa depan yang bakal menjadi “Local Hero” di ajang  balap motocross International. Pasalnya menurut John Van den Berk (pelatih Delvintor Alvarizi di Belanda) crosser muda kelahiran 12 september 2001 ini, tiga tahun lagi diyakini siap kompetitif di level MXGP.

“Delvintor masih muda, masih 17 tahun, sama seperti Jorge Prado di kelas MX2. Saya yakin dengan program latihan yang baik, dan terus mengikuti kompetisi yang kompetitif, sekitar 3 tahun lagi di bisa bersaing di MX2 pada MXGP,” ujar John Van den Berk, saat ditemui di sirkuit Foresta, BSD, Tangerang Selatan (3/7).

Nah, sejak tahun 2017 lalu hingga sekarang, Delvintor sudah melakukan program latihan di Eropa bersama sekolah balap John Van den Berk MX Training (JBMX) di Belanda dan beberapa kali mengikuti kompetisi di Eropa...