FDR Support Mahasiswa Indonesia di Shell Eco Marathon 2018, Singapura

PT. Suryaraya Ruberindo Industries (SRI)

Minggu, , 11 Maret 2018 - 09:55 WIB

Penulis :

Ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

Istimewa

Editor :

  • FDR Support Mahasiswa Indonesia di Shell Eco Marathon 2018, Singapura
  • FDR Support Mahasiswa Indonesia di Shell Eco Marathon 2018, Singapura

SINGAPURA. Dalam ajang kompetisi kendaraan hemat energi Shell Eco Marathon 2018 yang di gelar di Singapura (8-11/3), FDR kembali memberikan dukungan dengan menyediakan ban prototipe berteknologi Eco Smart Tire pada sejumlah tim Indonesia, racinglovers.

“Jadi kebanggaan bagi  kami jika tim-tim dari Indonesia bisa jadi juara, apalagi dengan pakai ban FDR,” kata Dikkie Darwanto, direktur marketing PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR.

FDR sudah mulai ikut serta berpartisipasi memberikan dukungan pada tim Indonesia di SEM sejak 2012 lalu.  Tahun ini ada lebih dari 120 tim dari 18 negara yang mengikuti SEM 2018. Indonesia sendiri diwakili oleh 26 tim dari 20 perguruan tinggi se-Indonesia yang ikut berkompetisi  dan 8 tim diantaranya menggunakan ban prototipe FDR.

“Awalnya, tidak banyak perubahan yang kami lakukan pada ban FDR saat pertama kali ikut. Namun melihat semangat para mahasiswa ini dan masukan dari mereka, kami pun melakukan pengembangan hingga akhirnya tercipta ban FDR berteknologi Eco Smart Tire yang punya low rolling resistance atau tahanan gelinding rendah,” kata Jimmy Handoyo, technicaldevelopment department head PT SRI.

Salah satu tim yang didukung oleh FDR, yaitu Garuda UNY team dari Universitas Negeri Yogyakarta membuktikan perbedaannya antara menggunakan ban biasa  dan ban prototipe FDR.

“Sebelum menggunakan ban FDR mobil hanya mampu menggelinding sejauh 180 meter. Dengan menggunakan ban FDR pada prosedur yang sama dapat menghasilkan jarak tempuh (gelinding) yang tidak kurang dari 350 meter. Selain itu bobot total kendaraan menjadi berkurang secara signifikan,” ujar Ilham Nofi Yoga, manajer tim Garuda UNY team.

Sedangkan  menurut Billy Firmansyah, manajer non teknis tim Sapu Angin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ban prototipe FDR membuat settingan vehicle dynamic jauh lebih baik, sehingga konsumsi bahan bakar kami bisa jauh lebih baik.

“Bukan hanya di tingkat Asia saja,  ban prototipe FDR ini telah kami bawa hingga kompetisi tingkat dunia di Driver's World Championship di London,” kata Billy.

Shell Eco Marathon 2018 yang diselenggarakan di Changi Exhibition Center, Singapura, pada tanggal 8-11 Maret 2018.“Kami berharap tim-tim Indonesia bisa mengharumkan nama bangsa dengan jadi juara di SEM 2018,” tutup Dikkie.