M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

ISC Indoclub Championship 2017

Minggu, , 03 Desember 2017 - 16:47 WIB

Penulis :

Dimas (dimas@duniascooter.com)

Fotografer :

Dimas

Editor :

  • M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

    M. Nurgianto, Jambret di Kelas RX-King Super Pro

  • M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

    M. Nurgianto, Jambret di Kelas RX-King Super Pro

  • M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

    M. Nurgianto, Jambret di Kelas RX-King Super Pro

  • M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

    M. Nurgianto, Jambret di Kelas RX-King Super Pro

  • M Nurgianto, Jambret di Kelas RX King Super Pro

    M. Nurgianto, Jambret di Kelas RX-King Super Pro

SENTUL. Dari 29 kelas yang dilombakan, kelas RX-King Super Pro Padepokan jadi yang paling prestius, racing lovers. Bukan hanya sekadar ganjaran menggiurkan yang diberi Indoclub, tetapi kelas ini sudah menjadi gengsi tersendiri bagi para pembalap.

Dari 26 pembalap yang bertarung di kelas ini, M. Nurgianto dari tim ECO CLRT DMC Mimaki Al-Yamin sukses keluar sebagai sang jawara. Pembalap asal DKI Jakarta ini mampu keluar dari tekanan lawannya.

Sejak awal start, besutan yang memiliki julukan motor jambret itu mampu digeber meninggalkan jauh lawannya. Ternyata, ini merupakan strategi yang sukses direncanakannya, racing lovers.

“Seri sebelumnya saya sempat gagal finish lantaran terlalu bernafsu. Tapi kali ini saya menyusun rencana yang akhirnya berhasil. Target saya sejak awal balapan memang ingin sejauh mungkin di depan,” terangnya.

Trek Sentul Karting, Bogor, jadi kunci kesuksesannya. Bukan apa-apa, karena sirkuit ini klop dengan gaya balapnya yang meniru Jorge Lorenzo itu. Tetapi, bukan karena hal itu aja, set-up motor yang tepat membuat pembalap ini mirip seperti ‘jambret’, kencang dan gesit.

“Kuncinya hanya ganti ban saja. Sebelumnya saya pakai Battlax, diganti oleh tim menggunakan IRC, dan hasilnya cukup bagus buat saya. Di tikungan motor terasa nyaman dan sama sekali enggak ada kendala,” beber pembalap bernomor start #26 itu.

Doi juga mengaku, berbeda pada race sebelumnya, kali ini doi bebas memainkan strateginya. “Setelah tahu jauh lawan di belakang, di pertengahan lap saya coba untuk main aman saja,” tandas pembalap yang sukses menjambret hadiah menggiurkan senilai Rp 10 juta itu!

Tapi bukan jambret sesungguh, lho... Hehehe