Cream-Pie Jadi Senjata Rahasia Motor Kencang di Motoprix 2017, Region 2

Motoprix 2017

Selasa, , 21 November 2017 - 09:19 WIB

Penulis :

Ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

Ichsan

Editor :

  • Cream-Pie Jadi Senjata Rahasia Motor Kencang di Motoprix 2017, Region 2

    Knalpot Cream-Pie

SURABAYA. Rangkaian ajang balap “bebek super” yang bertajuk Kejurnas Motoprix 2017, Region 2 telah mendapatkan para juaranya. Motor kencang di 4 kelas besutan para juara region 2 ini ternyata mengandalkan knalpot Cream-Pie, racinglovers.

Seperti Honda Sonic 150R besutan Fitriansyah Kete (Honda Trijaya) di kelas MP1, lalu Yamaha Jupiter Z1 yang dipakai Rafid Topan Sucipto (Yamaha Syafina), serta Honda Sonic 150R dan Honda Blade 125 besutan Afridza Syach (Honda Trijaya) semuanya mengunakan knapot yang sama.

Knalpot asli buatan Yogyakarta yang mengandalkan material full stainless terbukti dipercaya para tuner handal, seperti Haris Sakty alias Mletiz dari MBKW2, Widya Krida Laksna (GDT) tuner dari dua tim yang membawa pembalapnya juara region2.

Menurut mereka knalpot ini cocok untuk mendongkrak performa motor balap yang dipakai pada ajang Motoprix 2017. Bukan di ajang road race aja, knalpot Cream-Pie juga banyak dipercaya oleh tim balap pada drag bike juga grasstrack.

Tris Wahyudi, selaku owner kanlpot Cream-Pie yang datang langsung di sirkuit Bung Tomo, Surabaya (19/11) mengatakan, pihaknya terus melakukan riset agar menghasilkan produk yang terbaik demi memajukan balap tanah air, racinglovers.

“Kita terus mengembangkan knalpot yang terbaik. Seperti saat seri Wonosari kita perkenalkan model baru dengan bentuk trompet, dan di Surabaya kali ini kita hanya riset lekukan pipa-pipa knalpot agar lebih hasilnya lebih memuaskan lagi,” ujar pria yang akrab disapa Nto-nto ini.

“Diameter pipa knalpot Cream-Pie untuk Honda Sonic 30mm, sedangkan untuk Blade dan Jupiter 26mm,” jelasnya.

Nah, karena sudah dipercaya oleh tim balap yang menghasilkan para juara, Cream-Pie saat ini tentunya sudah mulai mengantisipasi jika ada pihak yang memanfaatkan kesempatan untuk memalsukan produknya dengan mempersiapkan label khusus dengan teknologi laser.

“Mulai Januari 2018 knalpot Creampie akan menggunakan label (cap) dengan teknologi laser. Semoga ini akan mengurangi pemalsuan yang marak saat ini,” pungkasnya.