Kisah Perjuangan Delvintor Alfarizi Menembus Balap Motocross Eropa

Delvintor Alfarizi

Selasa, , 08 Agustus 2017 - 13:36 WIB

Penulis :

Ichsan (ixzancuy@gmail.com)

Fotografer :

Istimewa

Editor :

  • Kisah Perjuangan Delvintor Alfarizi Menembus Balap Motocross Eropa

    Delvintor Alfarizi

BELGIA. Salah satu crosser muda berbakat, yaitu Muhammad Delvintor Alfarizi yang sudah sejak 5 bulan berlatih di John Van Berk MX Training (JBMX) Belanda, mulai mencoba kompetisi balap motocross yang lebih tinggi lagi. Crosser yang akrab disapa Adel ini mengikuti seri Motocross European Championship 2017, racinglovers.

Seperti diketahui, Motocross European Championship adalah event balap MX yang selalu digelar bersama dengan seri MXGP dengan kelas lomba EMX125, EMX150, EMX250 & EMX300.

Sedangkan kelas EMX125 adalah kelas yang disiapkan untuk crosser junior, dan Adel ikut di kelas ini sebanyak 3 Seri  yaitu Belgium, Switzerland & Swedia.

Pada pekan kemarin (6/8), crosser kelahiran Jakarta 12 september 2001 ini mengikuti seri Motocross European Championship di Belgia dengan target bisa menembus kualifikasi.

Kelas yang diikuti oleh Adel lawannya merupakan deretan pembalap junior motocross terbaik dari  eropa dan team pabrikan, racinglovers.

Untuk mengikuti balap di eropa, Adel berstatus sebagai privater dan berjuang mandiri dengan dukungan dari orang tua, donator individu yang peduli motocross & beberapa sponsor lokal (KYT, Orca Powergear, VMX, Djagung Racing Factory).

Struktur team juga sangat minimalis, terdiri dari pembalap, pelatih & mekanik. Karena ada kendala visa akhirnya mekanik pendamping yang sudah 3 bulan mendampingi harus kembali ke Indonesia.

Saat ini Pada saat balap hanya didampingi oleh pelatih saja. Tantangan terjadi dimana ada kendala motor di seri Belgia semua ditangani oleh Adel bersama pelatih tanpa ada mekanik.

Keterbatasan ini bukan menghalangi Adel untuk menuju level yang lebih tinggi di karir balapnya, dengan semangat merah putih semoga di 2 seri kedepan di Swiss & Swedia, capaian yang diharapkan bisa terwujud.

Sang pelatih Jhon Van den Berk juga menyampikan bahwa dengan umur yang masih muda dan melihat hasil dari qualifikasi di Belgia, Adel memiliki potensi untuk masuk level junior Eropa. 

Di tahun ini Adel masih 16 tahun artinya masih memiliki waktu selama 1 tahun kedepan untuk lebih matang di balapan junior eropa, karena hampir sebagian besar yang berlaga di kelas yang diikuti Adel sudah masuk tahun ke-2.

Semangat terus Delvintor Alfarizi, semoga makin berprestasi dan bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional. Ciao..